Mustika Petrotech Indonesia menyediakan layanan Mud Logging dalam industri Pengeboran untuk seluruh operasi mulai dari fase Spud in (Tajak), Drilling, Tripping, RIH Casing, Cementing hingga Well Testing. Tim kami terdiri dari Mudlogger yang merupakan bagian “wet end”, yaitu mengambil, menyiapkan dan memeriksa cutting bor untuk analisa Cutting pemboran berdasarkan sampel dan Gas Analysis lalu Data Engineer yang berkonsentrasi pada pemantauan peralatan dan operasi. Data Engineer berkonsentrasi pada pemantauan peralatan dan operasi sumur pemboran dan lebih fokus pada teknik pengeboran, hidrolika pengeboran, mengamati torsi, anomali lainnya, analisa D-Exponent dan Formation Evaluation.
UNIT & INFRASTRUKTUR BERSTANDAR DNV 2.7-1& 2.7-2
Seluruh unit kami memenuhi Standar DNV (Det Norske Veritas) Lembaga asal Norwegia yang memastikan setiap unit memenuhi standar kesalamatan dan keamanan global baik onshore dan offshore.
Keunggulan :
- Struktur dan material dirancang untuk kondisi laut dan area berisiko tinggi dan dengan sertifikasi lengkap (WPS, PQR, Welder, dll).
- Sistem pressurized & ventilasi aman – Menjaga tekanan dan kualitas udara di dalam unit, melindungi dari gas berbahaya (Potensi Gas H2S).
- Dirancang sesuai standar DNV 2.7-2 untuk operasi yang aman dan stabil.
- Sistem keselamatan yang lengkap – HVAC, Fire suppression, gas detection dalam unit, ESD.
PEMANTAUAN GAS DAN PENGEBORAN
Kami menggunakan teknologi Gas Chromatograph dengan system CMS 4.0, mendukung WITS level 0 dan integrasi dengan DAQ (Data Acqusition Sytem).
Fungsi:
- Memonitoring gas real time untuk deteksi dini bahaya
- Transmisi data cepat & aman
- Analisa gas secara tepat selama pengeboran berlangsung
SK-3Q04 FID Chromatograph
Total gas di ukur secara berkelanjutan
- Siklus pengukuran C1-C5: 30s/90s (Opsi dengan satu tombol dan system back flushing)
- Pemisahan rasio kosentrasi Metana dan Etana, 100: 1(10% C1: 01%c2), dilakukan secara sempurna
- Derajat pemisahan tidak kurang dari 0.95
- Pengukuran :
C1-C5: 5ppm-100%,
Total Gas: 10ppm-100%
Sistem Pembacan Gas
EVALUASI CUTTING & FORMASI
Kami menyediakan layanan analisis dan interpretasi litologi pemboran secara akurat dan real-time oleh tenaga ahli berpengalaman, dilengkapi dengan pembacaan gas terkalibrasi untuk menentukan zona produktif sumur secara tepat.
Aktivitas:
- Deskripsi litologi & tes fluoresensi hidrokarbon
- Pengukuran lag time & depth
- Pelaporan data & koordinasi langsung dengan Company Man dan Well Site Geologist
PERALATAN PENUNJANG GEOLOGI
SK-2T05 Carbonate Analyzer: Kalsimetri digunakan untuk membantu dalam penentuan litologi terutama kandungan Kalsit (CaCO3) dan dolomit (CaMg(CO3)2
SK-2N01G Shale Density Meter : Shale Density Adalah peralatan untuk mengukur berat jenis sampel batuan pemboran terutama berat jenis dari batu lempung (Shale). Dengan mengukur Density batuan lempung , dapat mengetahui perubahan tekanan lapisan yang dibor dan memprediksi kemungkinan formasi pada tekanan abnormal. Tekanan pori yang abnormal pada formasi sangat berbahaya bagi sumur minyak dan dapat menyebabkan well kick, well blow out, Well Lost, Penyusutan Diameter lubang bor, stuck pipe dan sebagainya.
X-Ray Diffraction(XRD) and X-Ray Fluorescence(XRF): Merupakan teknik mudlogging geokimia yang baru diperkenalkan dan terus berkembang dalam beberapa tahun terakhir. Berdasarkan prinsip difraksi sinar-X dan spektrometer fluoresensi sinar-X, serta menggunakan cutting bor dan sampel inti sebagai objek analisis, perangkat ini mampu mengukur hingga 30 unsur kimia, mulai dari magnesium (nomor atom 12) hingga uranium (nomor atom 92), serta menentukan komposisi mineralogi batuan.
Metodologi ini tidak hanya memungkinkan identifikasi jenis litologi yang sulit dikenali dengan metode logging konvensional karena berbagai alasan, tetapi juga dapat diterapkan untuk interpretasi petrofisika, pembagian stratigrafi, penentuan batas formasi dan korelasi horizon, evaluasi kerapuhan serpih pada reservoir gas/minyak serpih (Shale Gas/Oil Reservoir), serta membantu dalam kegiatan geosteering sebagai pendekatan tambahan. Bahkan, metode ini juga berpotensi digunakan sebagai indikator lingkungan pengendapan dan penelitian fasies sedimen, meskipun penerapannya masih dalam tahap pengembangan dan eksplorasi.
Lithological Interpretation Limestone / Dolomite